Tampilkan postingan dengan label teror brimob. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teror brimob. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Juli 2017

Soal Teror ke Novel Baswedan, Jokowi: Besok Kapolri Menghadap

foto: bertha/GARASInews

Jakarta, GARASInews - Kasus teror ke penyidik KPK, Novel Baswedan, belum juga terungkap. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah berbicara ke Kapolri Jenderal Tito Karnavian berkenaan dengan teror yang melibatkan penggunaan air keras itu.

"Kemarin sudah saya sampaikan ke Kapolri. Besok mau menghadap," kata Jokowi di Perkampungan Budaya Betawi, Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (30/7/2017).

Novel Baswedan saat ini berada di Singapura untuk menjalani perawatan lanjutan gara-gara teror 11 April lalu, Novel disiram air keras oleh dua orang misterius yang menggunakan sepeda motor.

Ada sejumlah pria yang ditangkap polisi pasca teror Novel ini. Namun mereka dilepas lantaran dianggap memiliki alibi kuat bahwa mereka bukan pelaku penyerang Novel.

Muncul usulan dari Pemuda Muhammadiyah dan Komnas HAM agar Jokowi membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen untuk mengungkap teror itu.

Sudah 110 hari umur kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Belum ada tanda-tanda kasus ini terpecahkan. Polri terus memberikan harapan: kasus ini bisa diungkap.

"Kita optimis," kata Wakapolri Komjen Syafruddin ketika ditanya mengenai progres kasus Novel, di Bundaran HI, tadi.

Jumat, 30 Juni 2017

Teror Brimob Pelaku Lari Usai Tusuk 2 Brimob

Usai Tusuk 2 Anggota Brimob, Pelaku Lari ke Arah Blok M Square

 

www.garasigaming.com
foto: bertha/GARASInews


Jakarta - Pelaku penusukan dua anggota Brimob di Masjid Falatehan, Jakarta Selatan sempat melarikan diri ke arah Blok M Square setelah melukai korban. Pelaku akhirnya langsung dikejar oleh petugas kepolisian dan diberi tembakan peringatan.

"Pelaku setelah melukai korban melarikan diri ke arah Blok M Square. Pelaku langsung dikejar. Setelah dilakukan tembakan peringatan," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto kepada GARASInews, Jumat (30/6/2017).

Kejadian penusukan dua anggota Brimob terjadi pada hari ini ketika mereka tengah menunaikan salat Isya. Pelaku menggunakan sangkur.

"Tiba-tiba pelaku yang juga melaksanakan salat meneriakkan 'thogut' lalu langsung seketika menikam anggota Brimob yang posisinya persis di sebelahnya dengan menggunakan pisau sangkur merk cobra," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto dalam keterangannya.

Dua anggota Brimob terluka di bagian leher dan wajah dan langsung dilarikan ke RS Pertamina untuk mendapat perawatan. Sementara terkait motif yang dilakukan oleh pelaku masih didalami polisi.