Tampilkan postingan dengan label #garasigaming. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #garasigaming. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Agustus 2017

2 Tersangka Pembakaran Pria di Bekasi Terancam 12 Tahun Bui

foto: bertha/GARASInews

Jakarta,GARASInews - Polisi telah menetapkan dua tersangka terkait kasus pengeroyokan dan pembakaran M Alzahra alias Joya. Pria 30 tahun itu tewas mengenaskan setelah dibakar hidup-hidup oleh warga di Babelan, Bekasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, dua tersangka masing-masing berinisial NMH atau NA dan SH atau SU. Keduanya sempat diperiksa sebagai saksi sebelum akhirnya ditetapkan menjadi tersangka.

"Dua saksi sudah kita tetapkan sebagai tersangka atas nama NMH swasta dan SH bekerja sebagai sekuriti di Bekasi," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin 7 Agustus 2017.

Argo membeberkan, peran kedua pelaku adalah menendang Joya saat pengeroyokan terjadi. Namun, keduanya tidak terlibat aksi pembakaran.

"Peran N adalah menendang di perut sekali dan punggung dua kali. SH menendang punggung dua kali," papar dia.

Polisi saat ini masih memburu pelaku lain, termasuk yang terlibat dalam aksi pembakaran. Hingga saat ini, polisi belum mengetahui secara pasti jumlah orang yang terlibat dalam pengeroyokan dan pembakaran Joya.

"Masih didalami ya jumlahnya. Pastinya akan terus berkembang," ucap Argo.

Dalam perkara ini, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP. Dalam Pasal itu disebutkan "barang siapa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan".


1. Dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun, jika ia dengan sengaja menghancurkan barang atau jika kekerasan yang digunakan mengakibatkan luka-luka,
2. Dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun, jika kekerasan mengakibatkan luka berat.
3. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun, jika kekerasan mengakibatkan maut.

Joya tewas di Pasar Muara, Bekasi, setelah dihakimi massa pada Selasa 1 Agustus 2017. Kepergian Joya menghadap Sang Pencipta menimbulkan rasa simpati masyarakat terhadap keluarga korban. Mereka berduyun-duyun datang ke rumah duka di Kampung Kavling Jati, RT 04 RW 05, Nomor 141, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara.

Joya meninggalkan istri yang tengah hamil enam bulan serta putra sulung bernama Alif Saputra. Alif yang berusia empat tahun itu kerap menanyakan keberadaan sang ayah, yang biasa mengajaknya salat dan mengaji di musala sederhana, dekat dari rumah kontrakan mereka.

Istri Joya, Jubaidah, meminta kepada penegak hukum agar para pelaku pengeroyokan dan pembakaran yang menewaskan suami tercintanya diproses secara adil.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Polisi: Perkembangan Kasus Novel Baswedan Kembang-Kempis

foto: bertha/GARASInews

Jakarta,GARASInews - Tanda tanya besar masih melingkupi pengusutan kasus dugaan penyiraman air keras kepada Novel Baswedan. Teror terhadap penyidik senior ini terus diusut polisi. Begini perkembangan kasus Novel versi polisi.

Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan ada perkembangan dalam pengusutan kasus teror Novel Baswedan. "Oh ada (perkembangan kasus teror Novel Baswedan), kembang-kempis," jawab Kabareskrim seraya tertawa saat ditanya GARASInews seputar apakah ada perkembangan kasus teror Novel Baswedan di Bareskrim KKP, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Selasa (8/8/2017).

Namun Kabareskrim tidak menjelaskan lebih rinci tentang perkembangan kasus Novel.

Perkembangan penyelidikan kasus Novel menjadi perhatian publik, tidak terkecuali Presiden Joko Widodo. Jokowi bahkan telah memerintahkan Polri segera mengusut tuntas kasus tersebut.

Untuk menindaklanjuti kasus ini, kepolisian hingga kini terus berupaya mencari pelaku penyiraman air keras tersebut. Polisi dan tim dari KPK telah melakukan proses prarekonstruksi insiden tersebut. Bahkan prarekonstruksi ini telah dilakukan berulang kali oleh polisi untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai teror sadis tersebut. Ada 59 saksi yang telah dimintai keterangan polisi.

Polisi juga menggandeng Kepolisian Australia (AFP) untuk membantu memeriksa rekaman 3 CCTV di sekitar rumah Novel di Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang berkaitan dengan kejadian penyiraman air keras. Selain itu, polisi telah menyebarkan sketsa wajah yang diduga terkait dengan penyiraman air keras ke Novel di seluruh polres agar masyarakat yang mengetahuinya bisa melapor ke polisi.

Sementara itu, Novel secara blak-blakan menyebut dugaan ada oknum jenderal di balik teror penyiraman air keras ini. Dia juga meminta keterlibatan tim independen untuk menyelidiki kasus tersebut agar terbebas dari kepentingan-kepentingan pihak tertentu.

Guna menindaklanjuti dugaan Novel itu, polisi meminta Novel menuangkannya dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Sedangkan untuk pembentukan TGPF, menurut polisi, tim itu tidak diperlukan karena pihaknya melakukan proses penyelidikan sesuai dengan fakta-fakta hukum yang ada. Tapi polisi siap menerima masukan-masukan jika diperlukan.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Harjono: Perppu Diuji MK Agar Tak Jadi Lubang Jarum Presiden

foto: bertha/GARASInews

Jakarta,GARASInews - Mantan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Harjono menjelaskan mengapa MK bisa melakukan uji materi pada Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu). Menurutnya bila Perppu tidak bisa diuji materi, hal tersebut bisa membuat terjadinya penyelewengan kekuasaan oleh pemerintah.

"Perppu bisa jadi alat kuat presiden untuk menuangkan keinginannya. Sesudah kekuasaan membuat undang-undang ditangan presiden, ditangan presiden juga dia bisa buat Perppu. Kalau Perppu bukan objek pengujian oleh MK, akan sangat bahaya presiden dengan Perppu-nya," ujar Harjono dalam diskusi Membedah Makna "Kegentingan Memaksa" Dalam Perppu di Universitas Atma Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (8/8/2017).

Yang membahayakan dari Perppu, kata Harjono, karena kedudukan Perppu yang setara dengan undang-undang. Dirinya tidak bisa membayangkan bila sewaktu-waktu ada presiden yang mengeluarkan Perppu untuk membuarkan DPR.

"Karena Perppu ini setara undang-undang. Kalau presiden bikin Perppu bubarkan DPR, lalu kekuasaan semua di presiden, what happen dengan Perppu ini?" tegasnya.

"Makanya Perppu bisa diuji (di MK), biar sistem konstitusi kita nggak ada lubang jarum untuk kemudian presiden berkuasa dengan Perppu," sambung Harjono menegaskan.

Terkait penerbitan Perppu oleh pemerintah, salah satu hal yang sangat diperhatikan adalah soal kegentingan yang memaksa. Menurut Harjono, kegentingan tersebut ada 3 kriteria.

"Pertama kekosongan hukum. Kedua ketidaksempurnaan hukum yang ada. Ketiga proses pembuatan undang-udang dalam subjektifitas presiden akan terlalu lama untuk kemudian undang-undang digunakan untuk memecahkan persoalan," paparnya

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Senin, 07 Agustus 2017

Tora Sudiro Akan Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RSKO Cibubur

foto: bertha/GARASInews

Jakarta,GARASInews - Aktor Tora Sudiro batal menjalani assessment lanjutan terkait kasus kepemilikan psikotropika jenis dumolid di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur hari ini. Tora akan menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu.

"Nggak jadi (assessment). Karena penyidik melihat Tora memerlukan pemeriksaan kesehatan," kata Kabag Humas BNN Kombes Sukistriandriatmoko saat dihubungi GARASInews, Senin (7/8/2017).

Menurut Sulis, kemungkinan Tora akan menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur.. Namun, Sulis tidak mengetahui pasti kapan Tora akan dibawa ke RSKO Cibubur.

"Belum tahu (waktunya) coba konfirmasi ke Polres Jakarta Selatan," ucap Sulis.

Sebelumnya, Tora sudah menjalani assessment pertama di Kantor BNN pada Sabtu (5/8). Assessment ini yang akan menentukan direhab tidaknya Tora.

Tora dan istrinya Mieke Amalia ditangkap di kediamannya, Perumahan Bali View, Tangerang Selatan pada Kamis (3/8). Dari rumah Tora, polisi menemukan 30 butir dumolid.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Buka Festival Teknologi, Habibie: Peradaban Ditentukan SDM Kreatif

foto: bertha/GARASInews

Jakarta,GARASInews - Habibie Festival kembali digelar untuk keempat kalinya di JIexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat. Festival teknologi ini diselenggarakan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sebagai bentuk perayaan peran dan konstribusi B.J Habibie sebagai figur Nasional, bapak bangsa, mentor komunitas dan ikon IPTEK Indonesia.

Festival dibuka langsung oleh Habibie, Senin (7/8/2017). Turut hadir dalam pembukaan Festival Habibie tersebut, Wagub DKI terpilih Sandiaga Uno.

"Festival ini menjadi wadah bagi industri IPTEK untuk memperkenalkan produk-produk inovatif mereka kepada masyarakat luas," Kata BJ Habibie dalam sambutannya saat membuka festival itu.

foto: bertha/GARASInews

"Ini adalah alasan bagi kita bahwa kita akan maju, maju, dan maju terus. Tiap manusia hanya punya 24 jam sehari dan harus menghasilkan sesuatu yang kreatif. peradaban Indonesia, ditentukan oleh manusia yang membuat inovatif, kreatif dan mengembangkan teknologi, yang mau dan mampu jadi pemenang," sambung Presiden RI ke-3 tersebut.

Selain Sandiaga Uno, tampak hadir pula dalam acara ini Ketua Gerakan Berkarya Indonesia, Ilham Akbar Habibie dan Kepala Bekraf, Triawan Munaf,. Selain itu juga ada sejumlah tamu undangan dalam opening Festival Habibie itu.

Acara ini akan berlangsung pada 7-13 Agustus 2017 di Jakarta Internasional Expo, Hall B, Jalan Rajawali Selatan, Jakarta pusat, dari pukul 10.00 WIB-19.00 WIB. Festival yang mengusung tema 'Lihat, Sentuh dan Rasakan Teknologi Terbaru Untuk Masa Depan yang Lebih Baik' diselenggarakan secara gratis.

Rangkaian acara yang berlangsung di antaranya drone race track, Virtual Reality and augmented reality workshop, notebook assembling and disassembling, mobile planetarium, science workshop, conten development for teacher, 3D prototyping, apps lab, dan lain-lain.

Selain itu, juga dipamerkan produk IPTEK terkemuka di Indonesia. Mulai dari kokpit pesawat CN-250 koleksi dari PT Dirgantara Indonesia, alat berat tempur koleksi PT Pindad, Ambulans berteknologi tinggi dari RS Siloam dan berbagai inovasi food truck.

Usai membuka Festival, BJ habibie pun terlihat mengelilingi stand-stand pameran. Dia didampingi Kepala Bekraf Triawan Munaf.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Tentang Pit Bull, Anjing yang Gigit Bocah di Malang Hingga Tewas

foto: bertha/GARASInews

Jakarta,GARASInews - Nasib nahas menimpa Ramiza (8), bocah asal Malang yang tewas digigit anjing pit bull peliharaannya. Sebenarnya, bagaimana perilaku pit bull dan cara dia berinteraksi dengan manusia?

Pit bull merupakan salah satu jenis anjing yang merupakan keturunan terrier. Dikutip dari GARASInews, Senin (7/8/2017), ukuran American pit Bull Terrier bervariasi, dari menengah hingga besar dan beratnya antara 13-40 kg. Pit bull punya tubuh yang kekar dan berotot, warnanya bervariasi.

Pit bull bertubuh panjang dengan ekor pendek seperti cambuk. Telinganya kecil dan tegak. Ciri khas pit bull adalah rahangnya yang lebar dan kuat.

Anjing ini protektif dan tak kenal takut. Pit bull yang atletis juga sebenarnya ramah serta punya keinginan untuk menyenangkan orang lain. Pit bull punya naluri untuk mengejar dan menaklukkan mangsa. Pit bull dapat menahan sisi agresifnya, namun ini bergantung dari cara perawatannya sejak kecil. Kalau terlatih baik, pit bull bisa kalem terhadap manusia dan bisa menyayangi anak-anak.

Pit bull dapat hidup hingga usia 12-14 tahun. Dia adalah jenis anjing yang energik dan aktif sehingga membutuhkan latihan setiap hari unutk mengatasi kebosanan dan kemungkinan perilaku yang merusak.

Sebelumnya diberitakan, Ramiza Bazigha (8), tewas dengan luka di bagian leher akibat tergigit anjing peliharaan orang tuanya, Minggu (6/8/2017) sore. Kejadian terjadi diduga saat korban masih duduk di bangku kelas 3 SD negeri ini akan mengambil boneka yang terjatuh tepat mengenai pitbull yang sedang tertidur di halaman belakang rumah.

Anjing pit bull itu kini diamankan polisi. Proses evakuasi melibatkan Tim K-9 dari Detasemen B Brimob Polda Jatim Ampeldento. Setelah berhasil diamankan, anjing peliharaan orang tua korban ini dibawa ke Mapolres Malang Kota.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Minggu, 06 Agustus 2017

Ketua MUI Minta Viktor Laiskodat Klarifikasi Isi Pidatonya

foto: bertha/GARASInews

Jakarta,GARASInews - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin meminta Ketua Fraksi NasDem DPR Viktor Laiskodat mengklarifikasi maksud isi pidatonya di Nusa Tenggara Timur. Selain itu, pihak yang merasa dirugikan juga harus dimintai tanggapan.

"Ya harus diklarifikasi Pak Victornya itu maksudnya apa. Kemudian tanggapan pihak-pihak yang merasa tidak senang, seperti apa. Menurut saya ya harus diklarifikasi saja," ujar KH Ma'ruf Amin saat menghadiri acara Aqiqah anaknya Idrus Marham di Jalan Kavling DPRD, Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (6/8/2017).

Ma'ruf Amin berharap umat muslim tak terprovokasi terhadap isi pidato Viktor tersebut. Selain itu, beberapa pihak tak usah membawa umat muslim dalam persoalan pidato Viktor itu.

"Jangan terprovokasi, ya betul. Umat jangan dibawa, kalau dibawa ke umat itu jadi masalah besar itu, umat jangan dibawa, kalau mau diproses, proses saja," ujar Ma'ruf.

Menurut Ma'ruf, persoalan pidato Viktor itu diproses penegak hukum, namun umat muslim tak usah dibawa dalam masalah tersebut. Apalagi saat ini kondisi di Indonesia sedang dalam damai.

"Iya, tapi jangan bawa-bawa umat lah, umat ini sudah cukup. Sekarang ini kita lagi kondisi bagaimana membangun situasi yang lebih kondusif, bagaimana bangsa ini utuh. Jangan karena masalah-masalah satu dua orang mungkin umat dan bangsa ini dikorbankan," ucap Ma'ruf Amin.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

JK Ajak Anak Muda se-Asia Sebarkan Kedamaian

foto: bertha/GARASInews

Jakarta,GARASInews - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengajak anak-anak muda se Asia untuk menyebarkan kedamaian. Perbedaan-perbedaan adalah kekuatan dalam kemajemukan.

Hal ini dikatakan JK dalam sambutannya pada acara Asian Youth Day (Anak Muda Katolik) di Yogyakarta, Minggu (6/8/2017). Acara ini dihadiri oleh 900 delegasi dari berbagai negara-negara Asia. Hadir pula Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri ESDM Ignasius Jonan, dan Gubernur DI Yogyakarta Sultan Hamengkubuwono X.

"Semangat yang sangat penting adalah kedamaian. Kedamaian merupakan suatu unsur mutlak dari suatu negara," kata JK.

JK mengatakan konflik merupakan tantangan bagi generasi muda di seluruh dunia, khususnya di Asia. Asia disebut sebagai penopang bagi seluruh kemajuan dunia.

"Di berbagai tempat penuh kedamaian tapi di Asia Tengah, Asia Barat juga ada di Asia Selatan penuh konflik dan kemungkinan konflik semua itu merupakan tantangan bagi kita semua para generasi muda," ucapnya.

foto: bertha/GARASInews

Menurutnya, kedamaian merupakan unsut utama dalam kemajuan negara. Oleh karenanya, anak-anak muda di seluruh Asia diminta untuk dapat merawat kemajemukan dengan semangat perdamaian.

JK menyebut Indonesia sebagai negara yang plural dan menghormati kelompok-kelompok kecil. Dikatakannya, falsafah negara Bhineka Tunggal Ika adalah kekuatan.

"Kekuatan kita adalah perbedaan-perbedaan, justru menjadi kekuatan untuk kita.," ujarnya.

"Kita juga bisa belajar satu sama lain tentu bagi generasi muda yang datang dari banyak negara tentu juga dapat memberikan pengalaman-pengalaman masing-masing dan juga mencari pengalaman di Indonesia ini," lanjutnya.

Ditambahkannya, generasi muda di Asia diminta untuk dapat menguasai teknologi dan ilmu pengetahuan. Pertemuan antargenerasi muda diharapkan menciptakan sinergi dan saling mengenal satu sama lain. JK berpesan agat delegasi-delegasi Asia yang hadir di Yogyakarta dapat belajar dari Indonesia soal pluralisme.

"Bagi yang akan meninggalkan negeri ini, Mudah-mudahan mendapat kesan-kesan yang baik negeri ini, karena yang tinggal di sini bukan hanya antar katolik tapi antar agama lain, generasi muda dari Islam, Kristen juga tentu merupakan bahagian dari pada sinergi anda di masa akan datang," terangnya.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Golkar Minta Kontroversi Pidato Viktor Diselesaikan Kekeluargaan

foto: bertha/GARASInews

Jakarta,GARASInews - Sekjen Partai Golkar Idrus Marham meminta pidato Ketua Fraksi NasDem DPR Viktor Laiskodat di Nusa Tenggara Timur tidak dianggap masalah besar. Namun ia berharap seorang pejabat harus berbicara dengan baik.

"Kita harapkan jangan masalah ini dibesar-besarkan, dan kita harus berbicara sesungguh-sungguh. Dan saling menghormati dan pernyaataan itu diorientasikan dirasakan untuk rakyat," ujar Idrus Marham di Kediamannya, Jalan Kavling DPRD, Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (6/8/2017).

Selain itu, Idrus meminta masalah pidato Viktor Laiskodat diselesaikan dengan kekeluargaan. Apalagi partai politik akan menghadapi dinamika politik yakni RUU Pemilu dan Pilkada serentak 2018.

"Dan menyelesaikan ini dengan kekeluargaan ya, apalagi bulan kedepan akan masuk tahun politik setelah RUU Pemilu disahkan masuk di situ masing-masing ada pengendalian diri, kita bicara untuk kepentingan rakyat," ujar Idrus.

Dengan demikian, Idrus mengharapkan para pejabat juga bisa menjaga keharmonisan dalam perbedaan di Indonesia.

"Oleh karena itu saya berharap sesama teman-teman kita harus satu dalam keharmonisan, kita harus selalu ada bagaimana kalau ada perbedaan ya kita cari persamaan," ucap Idrus.

Untuk diketahui, pidato Ketua Fraksi NasDem DPR Viktor Laiskodat di Nusa Tenggara Timur menjadi kontroversi. Dalam pidatonya, Viktor menyebut Gerindra, Partai Demokrat, PKS, dan PAN sebagai parpol yang intoleran dan mendukung ideologi khilafah.

Akibat pernyataan ini, Viktor dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh PAN dan Gerindra. Viktor dilaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik melalui media elektronik/penghinaan dan kejahatan tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis. Viktor diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 UU ITE juncto Pasal 45 ayat 2 UU ITE.

Hingga saat ini Viktor masih belum bisa dimintai klarifikasi terkait pernyataannya tersebut. detikcom telah mencoba menghubungi melalui telepon maupun pesan singkat namun HP Viktor tidak aktif.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Sabtu, 05 Agustus 2017

Disoal Vanessa Angel, Garuda Delay karena Masalah Teknis

foto: bertha/GARASInews

Jakarta,GARASInews - Ramai di media sosial artis Vanessa Angel mengeluhkan pesawat Garuda Indonesia yang akan ditumpanginya delay hingga akhirnya dibatalkan. Vanessa menyebut delay terjadi karena adanya penerbangan Presiden Joko Widodo, namun ini dibantah pihak Garuda.

"Bukan karena ada penerbangan VIP tapi memang ada technical problem pada pesawat GA DPS-CGK yang membutuhkan perbaikan yang agak lama. Kita berusaha maksimal untuk memperbaiki technical problem agar tetap bisa terbang namun sampai pukul 01.30 WITa belum terselesaikan," ujar Plh VP Corporate Secretary Garuda Indonesia, Hengki Heriandono kepada GARASInews, Sabtu (5/8/2017).

"Akhirnya penerbangan di-postponed menjadi 5 Agustus pukul 10.00 WITa," lanjutnya.

Sebagai kompensasi atas pembatalan penerbangan, Garuda Indonesia memberikan uang kompensasi, hotel dan makanan kepada para penumpang.

"Akibat delay kami telah berikan kompensasi snack dan hot meal kepada penumpang serta kompensasi ganti rugi Rp 300 ribu kepada penumpang dan refund ticket sesuai ketentuan delay management Kemenhub. Penumpang juga kita berikan penginapan di beberapa hotel. Kami mohon maaf atas ketidaknyamannya," jelas Hengky.

Sebelumnya, Vanessa Angel dalam InstaStory-nya, menyebut penundaan terjadi karena ada penerbangan Presiden Joko Widodo.

foto: bertha/GARASInews

"Garuda Indonesia bilang pesawat cancel karena bapak presiden Jokowi. Gue benar-benar kecewa banget sama Garuda. Kalau memang nggak memungkinkan untuk terbang kenapa nggak dikasih tahu daritadi?? Kenapa malah bilang delay cuaca buruk lah, karena presiden lah jadi harus clear area di udara lah," tulis Vanessa di InstaStory, dilihat GARASInews pada Sabtu (5/8/2017).

foto: bertha/GARASInews

"Gue harusnya flight jam 21.30. Delayed 2 jam oke gue masih nunggu. Terus jam 2 pagi mereka ngumumin cancel flight seenaknya? What in the hell jam 2 pagi like i mean seriously?" lanjutnya.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Cerita ICW soal Salah Satu Stafnya Diserang Seperti Novel Baswedan

foto: bertha/GARASInews

Jakarta,GARASInews - Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), Adnan Topan Husodo, bercerita stafnya sekaligus aktivis antikorupsi Tama S Langkun pernah mengalami teror, mirip dengan yang menimpa Novel Baswedan. Peristiwa itu terjadi tahun 2010 dan pelakunya tak terungkap hingga hari ini.

"Dalam hal ini kebetulan dialami oleh staf ICW, Tama S Langkun, yang terjadi 8 juli 2010 lalu. Sampai hari ini pelakunya juga tidak terungkap," ujar Adnan dalam diskusi mingguan di restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (5/8/2017).

Adnan menjelaskan letak kemiripan dengan model penyerangan Novel adalah pelaku memilih tempat yang sepi, gelap, dan mengendarai motor. Sebelum peristiwa penyerangan terjadi, ICW juga mendapat informasi dari intelijen agar berhati-hati.

"Karena jauh sebelum penyerangan, Tama sudah mengidentifikasi ada kelompok tertentu yang mengintai. Kadang depan kantor ada mobil yang tidak teridentifikasi, bisa seharian ada di situ. Ketika di luar kantor, membuntuti dengan kendaraan motor," ungkap Adnan.

"Dan juga ada info intelijen yang sampai ke kita dan mengatakan, dan memberikan warning agar teman-teman ICW harus waspada, karena ada kemungkinan kejadian tertentu. Itu juga disampaikan tim dari kepolisian sendiri," imbuh Adnan.

Adnan menyebut pelaku penyerangan terhadap Tama, 7 tahun silam, terbilang profesional. Para pelaku mengendarai 3 motor dengan memegang pedang.

"Seakan tetap terjadi dan memang serangan itu sangat profesional karena dilakukan pada malam hari dan tempatnya gelap. Dan mereka (para pelaku) dari segi skill juga sangat profesional karena saat jatuh dari motor, lalu bangun kembali dan kabur," terang Adnan.

Kala itu Tama lolos dari maut namun memerlukan perawatan di rumah sakit. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), cerita Adnan, yang kala itu menjabat sebagai presiden mengeluarkan pernyataan agar polisi mengusut tuntas kasus penyerangan terhadap Tama.

"Komitmen dari presiden saat itu sama (dengan Presiden Joko Widodo). Karena pada saat itu yang jadi presiden adalah SBY. Bahkan Pak SBY sempat menjenguk Tama di rumah sakit dan sempat menyampaikan statement yang keras," ucap Tama.

"Bahwa cara-cara seperti ini harus dihilangkan dan dihentikan dan meminta jajaran kepolisian mengusut tuntas dan menyeret pelakunya," sambung Tama menirukan ucapan SBY.

Adnan mengilas balik, penyerangan terjadi saat Tama menyelidiki kasus rekening gendut di kepolisian. Hasil penyelidikan Tama kemudian dilaporkan ke KPK.

"Tama saat itu sedang menangani sebuah kasus yang kebetulan berhubungan dengan kasus di kepolisian. Dalam hal ini rekening gendut di kepolisian. Laporannya juga dilaporkan kepada KPK saat itu," ucap Adnan.

Adnan menyangsikan keseriusan Polri dalam menangani kasus Tama, dan saat ini untuk kasus Novel Baswedan. Dia mempertanyakan, mengapa kemampuan polisi yang teruji dalam membongkar kasus kriminal rumit, tidak terjadi dalam kasus penyerangan yang melibatkan para pemberantas korupsi.

"Saya ingin katakan bahwa kendala dari penanganan perkara seperti ini, bukan karena kekurangan bukti-bukti. Dan kalau kita lihat kinerja kepolisian, kejahatan yang rumit sekalipun mereka mampu dalam waktu beberapa bulan, meski tidak ada saksi" tutup Adnan.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Sikap Novel yang Tak Mau Diperiksa Polisi Disoal Pansus Angket KPK

foto: bertha/GARASInews

Jakarta,GARASInews - Wakil Ketua Pansus Angket KPK Masinton Pasaribu mempertanyakan sikap Novel Baswedan yang masih enggan diperiksa polisi terkait teror penyiraman air keras. Menurut Masinton, penolakan Novel itu memperlambat kinerja kepolisian.

"Kalau gitu, mau percaya siapa kalau nggak mau di-BAP (berita acara pemeriksaan)? Kemudian semuanya disampaikan ke media. Sampai saking sibuknya dia kemarin, kondisi matanya tambah parah karena aktivitasnya meladeni media. Ini kan tambah parah, dibikin-bikin sendiri atau gimana," ujar Masinton dalam diskusi di Warung Daun, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/8/2017).

Masinton menyebut publik harus melihat kasus Novel secara objektif. Kesulitan kepolisian itu disebut Masinton termasuk sikap Novel yang tak mau diperiksa itu.

"Kita harus objektif agar kita juga bisa mengungkapnya secara benar. Saya melihat dalam kasus Novel, dengan segala hormat dan keprihatinan saya dengan kondisi beliau sekarang, ada beberapa catatan. Pertama, adalah sampai saat ini pelaku belum ketemu. Kemudian sekarang dia sedang berobat dan kepolisian kesulitan mem-BAP dia. Kepolisian sudah pergi ke Singapura dua kali, seingat saya, untuk beliau menyampaikan seluruh keterangannya dalam BAP. Nah itu tidak dilakukan oleh Novel yang cenderung tidak percaya kepolisian," ujar Masinton.

Politikus PDIP itu juga menyinggung soal Novel yang membicarakan kasusnya ke media. Menurutnya, Novel tengah membangun opini.

"Kenapa disampaikan ke media? Apakah sedang beropini? Kalau membangun opini berarti sedang berpolitik. Kalau kita sedang mencari keadilan, kebenaran ya kita tempuh upaya hukum," ujar Masinton.

Selain itu, Masinton juga 'menyerang' pimpinan KPK. Menurutnya, pimpinan KPK harus bisa mengontrol Novel.

"Dan yang saya sayangkan pimpinan KPK. Sampai sekarang ada nggak kita mendengar Pimpinan KPK mencegah bawahannya ngomong sembarangan, tuding sana-sini," tutur Masinton.

"Ada institusi negara yang dituding oleh saudara Novel, ada jenderal yang dituding saudara Novel dan tidak ada teguran dari Pimpinan KPK," kata Masinton menambahkan.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Jumat, 04 Agustus 2017

Polisi Sebar Sketsa Wajah Terkait Teror Novel ke Seluruh Polres

foto: bertha/GARASInews

Jakarta,GARASInews - Satu sketsa wajah sudah dibuat terkait teror penyiraman air keras ke penyidik KPK Novel Baswedan. Sketsa wajah itu akan disebar ke seluruh Polres agar masyarakat yang mengetahuinya bisa melapor ke polisi.

"Saat ini (sketsa) baru mau diperbanyak sama penyidik. Nanti akan kami kirim ke Polres dan disampaikan bahwa ada yang mengetahui seperti wajah-wajah yang kami sketsa itu di mana," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada GARASInews di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (4/8/2017).

Argo menyampaikan, pria yang di dalam sketsa itu belum tentu pelakunya. Setelah pria tersebut teridentifikasi, polisi masih akan mencari alibi-alibinya.

"Ini bukan pelaku, kami akan mencari dan menanyakan alibinya seperti apa. Apa benar yang bersangkutan saat itu ada di sana," sambungnya.

Polisi saat ini masih mencari sosok pria di sketsa tersebut. "Kami berupaya dan berusaha secepat mungkin supaya kita bisa mengetahui, jadi ada saksi yang melihat itu biar jelas, di sana ngapain, berdiri dan datangnya kapan," jelasnya.

Sketsa wajah tersebut telah dirilis Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Sketsa itu dibuat berdasarkan keterangan saksi yang melihat orang yang dicurigai berada di atas motor di dekat jembatan di sekitar rumah Novel.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM