Tampilkan postingan dengan label isu reshuffle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label isu reshuffle. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Agustus 2017

Isu Reshuffle, Pemuda Muhammadiyah Soroti Politik Kotor ke 3 Menteri

foto: bertha/GARASInews

Jakarta,GARASInews - Isu reshuffle yang berembus akhir-akhir jadi perhatian Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah. Terlebih isu tersebut diiringi manuver-manuver memojokkan sejumlah menteri.

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut sejumlah politisi membuat manuver untuk menyingkirkan beberapa menteri. Setidaknya, menurut Dahnil, ada tiga menteri yang diincar untuk disingkirkan.

"Isu reshuffle membuat sebagian pihak yang ingin menggeser atau bernafsu menjadi menteri pun rajin menebar politik kotor melalui fitnah yang mengabaikan etika. Tengok saja, apa yang dialami Susi Pudjiastuti Menteri Kelautan, Ignasius Jonan Menteri ESDM yang diterpa berbagai fitnah, Muhadjir Effendi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan," kata Dahnil kepada GARASInews, Rabu (9/8/2017).

Dahnil mengatakan kekuasaan telah mengotori ruang publik kita dengan hoax. Politik miskin etika ini, masih kata Dahnil, sudah terlalu mengotori kehidupan sosial politik kita.

"Penting buat Presiden Joko Widodo untuk menuntaskan rencana reshuffle untuk menghindari tambahan polemik kotor di ruang sosial politik kita. Kebisingan politik Indonesia yang cenderung tidak produktif ini terang mengganggu, dan menghabiskan energi positif Indonesia untuk pembangunan," ulasnya.

"Sikap tegas dan terang Presiden penting, untuk menghindari polemik yang tidak produktif," pungkas Dahnil.

Isu reshuffle memang berhembus kencang beberapa waktu belakangan ini. Wapres JK sudah memberi sinyal soal kepastian reshuffle, namun waktunya memang belum jelas. Ada kabar reshuffle akan digelar sebelum tanggal 17 Agustus bulan ini, kabar lain menyebut reshuffle akan digelar sebelum Oktober 2017.

SUMBER: WWW.GARASIGAMING.COM

Senin, 17 Juli 2017

Soal Isu Reshuffle, Menhub: Kami Kerjakan Tugas Sebaik Mungkin

foto: bertha/GARASInews

Jakarta, GARASInews - Isu reshuffle kabinet tiba-tiba mencuat kembali. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menanggapi isu itu dengan melihat kinerja kementeriannya.
"Tentunya yang bisa menilai pihak lain. Kalau kami, teman-teman eselon I, adalah aman saja telah mengerjakan tugas yang diberikan sebaik mungkin," kata Budi saat ditemui sesuai mengunjungi STIP di Marunda, Jakarta Utara, Minggu (16/7/2017).
Budi menjelaskan dirinya telah melakukan tugasnya sebagai Menteri Perhubungan secara maksimal. Menurutnya, sebagai salah satu kementerian yang melayani kebutuhan primer masyarakat, kinerjanya harus baik dan profesional.
"Ekspektasi masyarakat terhadap kita itu besar sekali, walaupun terlihat seperti begini saja tapi di semua sektor; laut udara, kereta api, darat lokasinya juga dari Sabang sampai Merauke. Titiknya banyak sekali. Tanpa suatu semangat, tanpa suatu filosofi untuk berbakti, tidak mungkin kita mewujudkannya," kata Budi.
Budi menuturkan tugasnya yang ini perlu dukungan dari berbagai pihak. Dia juga tidak ambil pusing soal penilaian kinerjanya, apakah baik atau sebaliknya.
"Kami tidak terlalu peduli bagaimana semua pihak menilai kita, tapi kita buat yang terbaik, dan insya Allah kalau kita punya niat baik melakukan yang terbaik insya allah hasilnya baik dan bermanfaat," tuturnya.